Entri yang Diunggulkan

Jelajah alam kerinci

Kerinci",apakah anda pernah ke kerinci.?? jika Mebahas kerinci kita pasti langsung teringat pada gunung kerinci dan perkebunan teh.k...

Senin, 19 Oktober 2015

Jelajah alam kerinci

Hasil gambar untuk kerinci indah sejuk
Kerinci",apakah anda pernah ke kerinci.?? jika Mebahas kerinci kita pasti langsung teringat pada gunung kerinci dan perkebunan teh.kerinci merupakan salah satu kabupaten yang terletak di provinsi jambi,Dan merupakan tempat wisata alam terpavorit di Provinsi jambi,saking indahnya,kerinci di juluki segempal tanah dari surga oleh masyarakat jambi,pada kesempatan kali ini kita akan menjelajah kerinci,mulai dari wisata,sejarah,dan seni budaya kerinci,Baik inilah seputar alam kerinci....

"WISATA"

(A).air terjun

1.air terjun telun berasap
Hasil gambar untuk telun berasap
Air Terjun Telun Berasap merupakan obyek wisata alam yang ada di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Air terjun tersebut bersumber dari sungai yang berhulu di Danau Gunung Tujuh yang mengalir melewati tebing terjal dengan ketinggian sekitar 50 m. Orang Jambi menyebutnya Air Terjun Telun Berasap karena besarnya debit air yang turun sehingga menimbulkan kabut air di sekelilingnya. Di balik Air Terjun Telun Berasap, terdapat sebuah goa. Masyarakat setempat tidak berani memasuki goa tersebut karena medannya begitu sulit dilalui. Air terjun yang sangat deras dengan karang yang terjal, menyebabkan gua tersebut tidak pernah dikunjungi oleh masyarakat maupun para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Air Terjun Telun Berasap. Air terjun Telun Barasap menyuguhkan pemandangan yang indah, dengan debit air yang deras sehingga membentuk percikan air yang lembut mirip seperti asap putih atau dikenal juga dengan kabut air. Butiran butiran uap air yang terbentuk dari kabut air tersebut berwarna indah tatkala disinari cahaya mentari dengan memantulkan kemilau cahaya yang berwarna warni. Air terjun ini terletak di Desa Telun Berasap, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Indonesia.

2.air terjun pancaro rayo
Hasil gambar untuk pancuran rayo kerinci
Daya tarik air terjun berketinggian lebih kurang 150 meter ini berupa hujan embun yang tercipta akibat ketinggiannya serta kolam pemandian alam yang unik dan menarik. Kondisi hutan diekelilingnya relatif alami dan merupakan habitat tumbuhan rotan yang dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan meubel dan kerajinan lain. Desa lempur Danau dan Desa Pulau Tengah merupakan dua desa yang berdekatan dengan objek wisata ini.

3.air terjun tujuh tingkat
Hasil gambar untuk air terjun tujuh tingkat kerinci
Daya tarik air terjun berketinggian lebih kurang 150 meter ini berupa hujan embun yang tercipta akibat ketinggiannya serta kolam pemandian alam yang unik dan menarik. Kondisi hutan diekelilingnya relatif alami dan merupakan habitat tumbuhan rotan yang dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan meubel dan kerajinan lain. Desa lempur Danau dan Desa Pulau Tengah merupakan dua desa yang berdekatan dengan objek wisata ini.

4.air terjun pendung semurup
Hasil gambar untuk pendung semurup
Air Terjun Pendung berketinggian lebih kurang 16 m dan terletak di ngarai yang diapit dinding batu yang berlekak lekuk dan dipenuhi lumut, semak, atau suplir. Keberadaan air terjun ini di sebelah kiri jalan raya di pertengahan antara kota Sungaipenuh dan kebun teh di Kayu Aro. Sebelum memasuki air terjun akan dijumpai Batu besar, disinilah pintu masuk menuju air terjun Pendung. Menurut warga setempat selain air terjun ini, pada tempat yang lebih jauh lagi juga bisa menemukan air terjun yang lain. Air terjun ini bernama Air Terjun APi. Letaknya sekitar 2 km dari Air terjun Pendung. Air terjun ini biasanya ramai di kunjungi setiap hari minggu, pengunjungnya mulai dari anak anak, remaja hingga orang dewasa. pada jam 10.00 WIB pagi, pengunjung mulai berjalan menuju air terjun dan biasanya akan kembali pada sore hari.

5.air terjun seluang
Hasil gambar untuk air terjun seluang
Air Terjun ini berada di Kecamatan Gunung Raya ,dapat dilalui dengan kenderaan roda empat dengan waktu tempuh 1,5 Jam dari Kota Sungai Penuh hingga sampai benteng petahanan perjuangan Depati Parbo Untuk mencapai lokasi air terjun pengunjung harus berjalan kaki selama 30 menit dengan melewati areal perkebunan casiaera,dan disepanjang perjalanan pengunjung dapat menyaksikan panorama alam yang indah menawan, kawasan ini juga memiliki keunikkan tersendiri berupa hujan embun yang tercipta akibat ketinggiannya serta kolam pemandian alam yang unik dan menarik yang dapat dinikmati langsung. Kondisi hutan disekeliling air terjun ini masih alami dan merupakan habitat tumbuhan bambu. Untuk mencapai air terjun tersebut dengan berjalan kaki ± 20 menit dari Desa Lempur Kecamatan Gunung Raya Saat mengadakan perjalan wisata ke daerah ini,disepanjang perjalanan pengunjung dapat menyaksikan berbagai pemandangan alam yang mempesona dan menyaksikan berbagai artefak peninggalan budaya masa lampau seperti batu bedil, batu kursi,mesjid mesjid kuno dan bilik padi yang berusia ratusan tahun.


(B).Gunung

1.gunung kerinci
Hasil gambar untuk gunung kerinci
Gunung Kerinci merupakan gunung api tertinggi di Indonesia yang dikelilingi hutan Taman Nasional Kerinci Seblat dan juga merupakan bagian dari pegunungan Bukit Barisan di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Keindahan dan kemegahan alamnya dijuluki sebagai Sekepal Tanah Surga yang tercampakkan ke Bumi. Gunung setinggi 3.805 meter diatas pemukaan laut tersebut memanjang dari utara ke selatan dengan lebar 13 km dan panjang 23 km. Kawahnya seluas 600 meter berada di sisi timur laut puncak gunung dengan air berwarna kekuningan yang memukau. Di kawasan gunung ini tumbuh beragam flora seperti pohon mahoni, bunga raflesia, suweg raksasa (Amorphophallus titanum). Untuk fauna yang ada di dalamnya adalah tapir (Tapirus indicus), kus kus (Tarsius bancanus), gajah, siamang, gibbon, monyet ekor panjang, dan juga ada sekira 140 jenis burung.Gunung Kerinci termasuk salah satu gunung yang digemari pecinta alam dan pendaki dari Nusantara maupun mancanegara. Jalur pendakiannya terbilang lengkap mulai dari jalur beraspal, jalur aliran sungai kecil, jalur berbatu cadas, jalur pasir, jalur dengan rumput dan pepohonan tinggi, hingga jalur tanjakan dengan kemiringan 60 derajat. Pendakian menuju puncak Gunung Kerinci memakan waktu yang cukup lama. Untuk itu Anda sangat perlu persiapan cermat dan membawa perlengkapan pendakian. Selama pendakian dipastikan akan Anda temui berbagai hal menantang, mulai dari bentuk jalur pendakian, satwa penghuni hutan Gunung Kerinci, serta berbagai jenis pepohonan dan semak liar hijau. Pendakian ke puncak Gunung Kerinci akan memberi Anda sensasi dan pengalaman yang sulit diungkapkan kata kata. Kicauan burung, suara binatang hutan, hingga merasakan segarnya air gunung membasahi dahaga saat pendakian. Setibanya di puncak maka tidak ada yang bisa menandingi upah dari pendakian yang melelahkan yaitu sensasi kepuasan batin. Anda akan merasa sangat kecil di hadapan alam semesta ini dengan nuansa pepohonan lebat tinggi membenamkan rasa bahwa Bumi adalah rumah sejati Anda yang perlu dijaga. Pemandangan luar biasa indah diatapi cakrawala membentang biru. Anda akan menyaksikan kawah Gunung Kerinci, lanskap Kota Jambi, Padang, Bengkulu, Danau Kerinci, dan Danau Gunung Tujuh, bahkan juga Samudera Hindia yang membentang indah di kejauhan. Inilah sebuah pengalaman yang tidak bisa dibayar dengan sejumlah uang.

2.gunung tujuh
Hasil gambar untuk gunung tujuh
gunung tujuh ini terkenal dengan danau nya yang sangat indah,danau ini mempunyai ketinggian sekitar 1995 Mdpl,banyak orang ke gunung ini untuk melihat ke indahan danau gunung tujuh ini,danau ini merupakan danau air tawar tertinggi di asia tenggara.menuju danau ini dapat di tempuh dengan berjalan kaki sekitar 3 hingga 4 jam perjalanan, medan menuju danau ini cukup terjal meskipun pada awal nya hanya jalan datar.jalur pendakian di hiasi dengan hutan rapat dan juga akar2 pohon sebagai pijakan kaki menuju puncak gunung tujuh dengan ketinggian 2735. Jalur menuju jalur gunung tujuh yaitu via Jalur Pelompek yaitu tepatnya di Desa Pelompek, kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Sungai Penuh. Untuk mencapai jalur ini awalnya dari Simpang Macan yakni kaki Gunung Kerinci. Menuju Pelompek dapat dicapai kurang lebih 20 menit an dengan menggunakan angkutan bus jurusan Sungai Penuh ke Padang. Sampai di Pelompek dengan ketinggian 1600 mdpl, lanjut menuju ke perijinan Gunung Tujuh (Gerbang Pos Taman Nasional Kerinci Seblat). Pendakian dimulai dari Pelompek menuju Pondok bisa dicapai selama kurang Lebih 50 menitan dengan berjalan kaki.Lanjut dari Pondok menuju Wisma dapat dicapai selama 60 menitan. Perjalanan dari Wisma menuji Puncak Gunung Tujuh bisa dicapai selama kurang lebih 3 jam an. Jalur yang dilalui yaitu jalur semak semak dan hutan tropis, dengan medan yang lumayan terjal. Diatas puncak Gunung Tujuh nanti akan terdengar suara gemuruh Air Terjun Pancuran Tujuh. Tidak lengkap jika sudah berada di puncak tidak mencoba ke Danau Gunung Tujuh. Perjalanan dari puncak Gunung Tujuh menuju Danau Gunung Tujuh atau disebut juga dengan Danau Dewa bisa dicapai selama 20 menit an dengan medan turunan yang lumayan curam.Sesampainya di danau, akan tampak pemandangan danau seluas kurang lebih 960 Ha yang indah ini, seakan akan Kita berada di pantai. Disini Kita akan jumpai para nelayan yang sedang mencari ikan, akan tampak perahu yang sedang berlayar. Ditepi danau terdapat sebuah Shelter yang disediakan untuk tempat beristirahat para pengunjung, dengan ketinggian 1950 mdpl. Sepanjang tepi danau pemandangan terlihat beberapa bukit bukit terjal yang menghiasi panorama ini. Sebagian dari pemandangannya adalah hanyalah dataran luas berpasir putih layaknya sebuah pantai. Tidak jauh dari Shelter, tampak air danau yang terbuang ke bawah menjadi sungai, air terjun. Sungai yang mengalir melewati Pelompek.

3.gunung rayo
Hasil gambar untuk gunung raya kerinci
Di Kecamatan Gunung Raya juga terdapat sebuah Gunung yang memiliki hutan belantara yang masih rimbun dan panorama alam serta tanaman Casiavera ,kopi dan berbagai macam pepohonan yang langka Dikawasan ini terdapat beberapa lokasi air terjun, dan dari Lempur Kecamatan Gunung Raya pengunjung dapat menerus kan perjalanan menuju daerah Renah Kemumu daerah Serampas Kabupaten Merangin, yang memiliki daerah semburan air panas (Grao) yang mencapai semburannya mencapai 15 meter,semburan air panas ini mengalir ke sungai sungai yang membentuk sungai air panas yang uniek dan terpanjang di dunia Untuk menuju kawasan ini hanya dapat berjalan kaki dari desa lempur Kecamatan Gunung Raya –Kerinci Hilir kearah tenggara menuju wilayah Kabupaten Merangin atau melewati Desa Tanjung Kasri ke Desa Renah Kemumu Kabupaten Merangin. Didalam kawasan ini masih banyak terdapat flora dan fauna langka dan dimasa perjuangan kawasan ini termasuk daerah gerilya bagi para pejuang yang dipimpin Panglima Perang alam Kerinci Depati Parbo, dkk. dikawasan Gunung Raya Kabupaten Kerinci hingga daerah Renah Kemumu Serampas Kabupaten Merangin masih memiliki hutan Primer yang masih lebat Potensi wisata di alam Kerinci tidak hanya berada di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat,akan tetapi tersebar hampir diseluruh kawasan dusun dan disetiap kecamatan dalam wilayah alam Kerinci. Di dunia ini hanya alam Kerinci yang memiliki flora/tanaman langka kayu pacat (Harpulia) pohon kayu yang memiliki warna menarik

4.gunung belerang
Hasil gambar untuk gunung kunyit kerinci
Dikawasan Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat juga terdapat Gunung Belerang, kawasan ini terdapat Grao Sikai,Air Terjun Batang Lolo dan hutan salak,dipuncak Gunung Kunyit terdapat Lembah Taman Dewa dan menyaksikan Belerang Gunung Kunyit. Dikawasan ini pengunjung dapat menyaksikan panorama Sunset atau Sunrise diatas hijaunya hutan belantara yang luas menghampar kearah Propinsi Bengkulu pemandangan alam nan elok rupawan dan kilauan air telaga Dewa merupakan pemandangan alam yang sungguh aduhai eloknya Untuk mengunjungi kawasan ini hanya dapat ditempuh dengan cara berjalan kaki selama 7 jam menuju kearah puncaknya melalui Desa Talang Kemuning Kecamatan Gunung Raya.


(C).Danau

1.danau kerinci
Hasil gambar untuk danau kerinci jambi
Pemandangan di sekitar danau ini begitu menawan. Mata Anda tak akan bosan melihat hamparan air yang jernih dilatarbelakangi barisan pegunungan yang anggun. Di tengah danau terlihat perahu perahu nelayan sedang mengarungi permukaan airnya yang tenang. Di desa desa sekitar danau, terdapat sejumlah batu berukir peninggalan masa megalit dari 2.000 tahun yang lalu. Danau Kerinci terletak di kaki Gunung Raja dan merupakan danau vulkanik seluas 4.200 hektar dengan kedalaman 110 meter,u dengan ketinggian 783 meter di atas permukaan laut dan memiliki kelililing sepanjang 70 km. Secara administratif termasuk dalam Kecamatan Danau Kerinci dan Kecamatan Keliling Danau. Danau Kerinci merupakan danau kedua terbesar di Sumatera. Di Danau Kerinci setiap tahun diadakan Festival Danau Kerinci yang menampilkan berbagai macam atraksi kesenian masyarakat Jambi. Tujuan dari festival ini adalah untuk memberikan suguhan terhadap para wisatawan yang datang berkunjung.

2.danau gunung tujuh
Hasil gambar untuk danau gunung tujuh
Danau Gunung Tujuh adalah danau yang indah dan unik di Indonesia. Danau ini berada di puncak Gunung Tujuh dan menjadi salah satu danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara dengan luas sekira 960 hektar, panjang 4,5 km, serta lebar 3 km. Ketinggian danau tersebut sekira 1,950 meter di atas permukaan laut. Lokasinya berada di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Karena letaknya di atas gunung, menjadikan suasana danau masih asri dan alami. Udara segar, panorama hijau, dan air danau yang jernih menyuguhkan keindahan yang mampu membuat Anda betah untuk berlama lama menikmati pemandangannya. Selain sebagai tempat melepas penat dan bersantai, danau ini juga digunakan sebagai sumber mata pencaharian nelayan setempat. Danau Gunung Tujuh adalah danau vulkanik nan menawan yang tercipta karena proses letusan gunung api yaitu Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci. Letusan gunung tersebut menyebabkan terbentuknya sebuah kawah besar yang kemudian terisi oleh air hujan sehingga membentuk sebuah danau. Danau Gunung Tujuh mengaliri beberapa sungai di Jambi, salah satu alirannya bermuara di Sungai Batanghari. Danau gunung tujuh memiliki luas sekira 12.000 m² dan termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Semblat sehingga di sini Anda berkesempatan untuk mendakinya selepas mengunjungi danau ini. Dinamai Danau Gunung Tujuh karena dikelilingi tujuh puncak gunung di sekitarnya. Gunung gunung tersebut, yaitu: Gunung Hulu Tebo (2.525 meter), Gunung Hulu Sangir (2.330 m), Gunung Madura Besi (2.418 m), Gunung Lumut yang ditumbuhi berbagai jenis lumut (2.350 m), Gunung Selasih (2.230 m), Gunung Jar Panggang (2.469 m), dan Gunung Tujuh (2.735 m).

3.danau kaco
Hasil gambar untuk danau kaco
Sebongkah intan berlian terbenam di dalam danau membiaskan warna biru pekat layaknya panorama samudera. Danau semakin cantik tatkala aura seorang putri memantul di sana. Danau Kaco berada di ketinggian 1289 m dpl dan tidak begitu besar seperti banyak danau raksasa di negeri ini. Danau Kaco hanya memiliki luas sekira 30 x 30 meter namun yang menjadikannya sangat unik adalah warnanya yang biru sangat kontras dengan warna disekitar danau. Selain itu danau ini memiliki kedalaman yang belum diketahui pasti. Meskipun kedalaman airnya masih misteri, danau ini sangat bening dan Anda masih bisa melihat ribuan ikan semah yang ada di dalamnya. Danau Kaco juga memiliki keajaiban yaitu mengeluarkan cahaya yang terang saat gelap gulita, terutama bila Bulan Purnama muncul. Banyak pengunjung memilih berkemah di sini saat Bulan Purnama dimana penerangan di malam hari jadi tidak perlukan lagi. Banyak peneliti berusaha menelaah secara ilmiah fenomena Danau Kaco. Akan tetapi, baik kedalaman danau hingga unsur warna biru yang menyelimutinya itu kini masih menjadi misteri. Tabung oksigen habis ketika penyelam belum sempat menyentuh dasar danau. Tentu, jalan menuju surga tak pernah mudah. Lupakan aspal ataupun jalanan rapi di tengah kota. Butuh pengorbanan untuk melihat keajaiban alam tersebut. Lelah dan luka luka di kaki akan terabaikan, saat birunya air danau berada di depan mata. Saking jernihnya, Ikan Semah yakni ikan endemik Kerinci, terlihat jelas berenang renang di permukaan danau. Airnya bening sekali layaknya kaca, tidak heran jika penduduk setempat menamainya Danau Kaco, atau Danau Kaca dalam Bahasa Indonesia. Selama perjalanan menyusuri hutan untuk menyaksikan danau indah ini maka suara serangga dan burung akan menemani, kupu kupu melintas, hutan bambu juga turut dilewati. Bila melihat buah merah yang tampak seperti bunga, petik dan makanlah selagi segar. Itu adalah buah keruduk yang memiliki rasa mirip jambu air. Danau Kaco dikelilingi lahan yang bisa digunakan untuk berkemah. Waktu paling tepat untuk bermalam adalah ketika bulan purnama, saat itu, Danau Kaco memendarkan cahaya yang sangat cantik. Jika tak memiliki waktu banyak, Anda bisa sekadar menikmati keindahannya dan bersantap makan siang di sana. Makanan bisa disiapkan terlebih dahulu sebelum menjelajah hutan. Di sepanjang perjalanan menuju Desa Lempur, banyak warung nasi yang bisa dijadikan pilihan.

4.danau belibis
Hasil gambar untuk danau belibis di kerinci
Danau Belibis termasuk danau Kaldera dengan luas sekitar 2 hektar. Danau ini terletak di lereng Gunung Kerinci yang berhutan lebat. Kondisi alam pegunungan disekitar danau masih asli dan merupakan salah satu obyek wisata yang mempunyai daya tarik khusus untuk dikunjungi. Danau yang indah ini dikelilingi oleh tebing tebing curam merupakan tempat minum berbagai jenis satwa dan tempat berkumpulnya belibis. Danau Belibis dapat dicapai melalui Desa Gunung Labu atau Desa Kebun Baru, jarak tempuh dari Kota Sungai Penuh lebih kurang 52 km.

5.danau lingkat
Hasil gambar untuk danau lingkat
Danau yang masih alami ini terletak dipinggir hutan TNKS yang berdekatan dengan Desa Lempur Mudik. Luasnya lebih kurang 12 ha pada ketinggiam 1.100 m dpl. Untuk mencapai objek wisata ini dapat menggunakan bus umum. Hal yang menarik pada objek wisata ini, yakni masih dapat didengar suara binatang seperti siamang dan yang lainnya ketika matahari mulai bersinar. Menjelajahi danau dengan rakit dan melihat batu yang unuk berwarna warni didasar danau yang dapat dilihat dari dari permukaan air.


(D).Goa 
1.goa kasah
Hasil gambar untuk goa kasah
Goa Kasah merupakan sebuah goa yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dengan jarak terdekat dari Desa Kersiktuo Kecamatan Kayu Aro kurang lebih 5 km. Goa ini merupakan habitat kelelawar dan beberapa spesies burung. Dalam goa ini terdapat relief yang menggambarkan antara lain wanita dan seekor binatang serta sebuah tempat duduk dari batu. Ruang utama berbentuk kubah ukuran 8 X 15 m dengan tinggi 15 m. Menurut pengamatan para ahli, goa ini merupakan tempat tinggal manusia purba pada ratusan tahun lalu.

(E).Panorama
1.bukit khayangan

Bukit Khayangan merupakan dataran tinggi berselimutkan awan di Desa Bina Karya, Kota Sungai Penuh, Jambi. Letaknya di selatan kota Sungai Penuh , dapat dicapai dalam 35 menit dengan kendaraan bermotor. Berada di gugusan Gunung Raya , sepanjang perjalanan menawarkan keindahan panorama khas pegunungan. Jalan berkelok menanjak menyusuri tebing di lereng bukit. Getaran adrenalin pun sedikit muncul ketika melongok jurang dalam di seberang tebing. Terlihat pohon kayu manis (Cinnamomum verum) berdaun hijau kemerahan menebarkan aroma khas menenangkan. pepohonan besar rimbun menutup pemandangan indah. Tampak bangunan mercusuar pesawat berbentuk segidelapan , beratap jeruji besi berwarna merah putih.

2.bukit tengah
Hasil gambar untuk panorama bukit tengah siulak
Bukit Tengah merupakan Pusat Perkantoran Kab. Kerinci yang Baru, dan merupakan Ibukota Kabupaten kerinci setelah Sungai Penuh menjadi Kota Madya. Bukit Tengah merupakan salah satu tempat yang paling ramai dikunjungi warga siulak, hampir setiap hari ketika tidak hujan, warga siulak menyempatkan diri singgah di taman yang baru dibangun di atas Bukit Tengah untuk sekedar berfoto dan bersantai
.
3.bukit impian
Hasil gambar untuk bukit impian kerinci
Bukit impian adalah salah satu tempat wisata buatan yang ada di kerinci, tempat ini sebenarnya sudah ada dari dulu tapi baru rehap atau dipercantik baru baru ini. lokasinya di puncak (sungai penuh) ,sangat mudah untuk dijangkau tempatnya dipinggir jalan di area puncak arah ke Sumatra barat, tempat ini tidak jauh dari pusat kota sungai penuh ,hanya berjarak sekitar 7 km saja. bukit impian sangat cocok untuk anda dan pasangan maupun bersama keluarga karena pemandangan panorama alam di sini sangatlah indah.


4.aroma peco
Hasil gambar untuk aroma pecco
Aroma Peco merupakan sebuah taman yang terletak ditengah Perkebunan Teh Kayu Aro. Pada zaman penjajahan Belanda taman ini merupakan tempat penampungan air bagi perkebunan teh, hal ini terlihat adanya berupa danau kecil ditengah danau tersebut. Saat ini taman tersebut telah dihiasi dengan dilengkapi berbagai fasilitas, sehingga menambah keindahan pemandangan. Taman yang bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat terletak di Desa Bedeng Delapan berjarak lebih kurang 32 KM dari Kota Sungai Penuh, berudara sejuk yang saat ini taman dikunjungi oleh para remaja terutama pada saat lebaran.

5.perkebunan teh
Hasil gambar untuk kebun teh ker
Teh, adalah salah satu jenis minuman paling digemari hampir sebagian besar penduduk dunia. Tradisi minum teh dapat ditemukan hampir di berbagai belahan negara manapun. Di Jepang ada tradisi minum teh sebagai bentuk penghormatan dari tuan rumah kepada tamunya. Di Eropa, ada istilah tea time yaitu waktu khusus untuk menikmati teh. Di China, teh pastinya juga sudah mengakar kuat sejak berabad lamanya. Sementara di Indonesia, minum teh bukan lagi sekadar tradisi tetapi telah menjadi kebiasaan sehari hari. Barangkali belum banyak diketahui bahwa rupanya salah satu teh hitam terbaik dunia berasal dari Nusantara, tepatnya dari dataran tinggi di Provinsi Jambi, yaitu dari kawasan Gunung Kerinci. Di sanalah membentang Perkebunan Teh Kayu Aro yang kenikmatan dari tegukannya sebanding dengan lansekap alam yang tersaji. Perkebunan teh tersebut lokasinya berada di Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Perkebunan Teh Kayu Aro memiliki beberapa keistimewaan, antara lain: pertama, merupakan perkebunan teh tertua di Tanah Air dimana sudah ada semenjak masa penjajahan kolonial Hindia Belanda tahun 1925. Kedua, perkebunan ini tersebut merupakan yang terluas dan tertinggi kedua di dunia setelah Perkebunan Teh Darjeeling yang ada di India. Perkebunan Teh Kayu Aro memiliki luas sekira 2,500 hektar dan berada di ketinggian 1.600 m dpl. Ketiga, teh yang ditanam di Perkebunan Teh Kayu Aro adalah teh ortodox atau yang lebih dikenal dengan nama teh hitam dimana merupakan teh berkualitas tinggi. Proses pengelolaan daun teh di Perkebunan Teh Kayu Aro hingga kini masih menggunakan cara konvensional. Serbuk serbuk teh tidak menggunakan bahan pengawet atau bahan pewarna tambahan. Bahkan, untuk menjaga kualitas teh hitam terbaik, pekerja dilarang untuk menggunakan kosmetik ketika mengolah teh. Cita rasa dan aroma teh ortodox yang dihasilkan di perkebunan ini berkualitas di dunia, jadi tidak heran jika teh kayu aro menjadi teh kegemaran Ratu Inggris dan Ratu Belanda pada massanya. Perkebunan Teh Kayu Aro didirikan oleh Perusahaan Belanda bernama Namlodee Venotchaat Handle Verininging Amsterdam sejak 1925. Tahun 1959, melalui PP No. 19 Tahun 1959 perkebunan ini diambil alih Pemerintah Republik Indonesia pengawasan dan pengelolaannya dilakukan oleh PT. Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI). PTPN VI hingga kini yang melakukan perawatan, pemeliharaan tanaman, pemetikan pucuk teh, pengolahan di pabrik, sampai pengemasan dan pengeksporan ke berbagai negara. Setiap tahunnya, Perkebunan Teh Kayu Aro bisa menghasilkan 5.500 ton teh hitam. Teh artodox grade satu (teh unggulan) ini diekspor ke Eropa, Rusia, Timur Tengah, Amerika Serikat, Asia Tengah, Pakistan, dan Asia Tenggara.

6.perkebunan kayu manis
Kabupaten Kerinci merupakan perkebunan kayu manis terbesar di Pegunungan kerinci, Kayu manis dikenal pula dengan nama Cassiavera atau Cinanoum Burmanni. Hal yang menarik dari kegiatan Agrowisata ini adalah melihat proses pengolahan kayu manis, mulai dari pengulitan dari batang pohonnya sampai pada tahap penyortiran. Kayu manis merupakan bahan baku rempah rempah, obat obatan dan minuman. Kulit kayu manis asal Kabupaten Kerinci adalah komoditas ekspor yang dipasarkan ke negara Amerika, Jepang, Jerman, Belanda, Belgia, Venezuella, Hungaria, Mexico, Yunani, Kanada dan Singapura. Ekspor kulit kayu manis Indonesia 85% dipenuhi oleh kulit kayu manis yang berasal dari Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

7.air panas semurup
Hasil gambar untuk air panas semurup
Objek ini terletak di desa Air Panas kecamatan Air Hangat sekitar 11 km dari kota Sungai Penuh. Air panas yang keluar dari pwut bumi merupakan hasil kegiatan vulkanik, dengan luas permukaan lebih kurang 15 km2 membentuk sebuah kolam kecilyang selalu mengepulkan uap. Pengunjung dapat merebus telur dan pisang serta berendam guna penyembuhan penyakit kulit.

8.air panas sungai medang
Selain air hangat Semurup di Kerinci juga punya objek wisata serupa yakni di Kecamatan air hangat timur tepatnya desa Sungai Medang. Selain ada tempat pemandian air hangat, kita akan disuguhkan dengan perbukitan yang indah serta udara yang sejuk Air panas sungai medang merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi yang biasa dikenal dengan permandian Air Panas Sungai Medang. Lokasi tersebut terletak di Kecamatan Air Hangat Timur sekitar lebih kurang 4 kilo meter dari Kota Sungai Penuh. Menurut warga Kerinci air panas Sungai Medang memilki khasiat dapat mengobati penyakit kulit. Tidak hanya sekedar mandi saja, tapi juga bisa mengobati penyakit kulit,Pemandian Air Panas Sungai Medang memang objek wisata yang potensial. Tempat itu tidak hanya sering dikunjungi warga dari Kerinci sendiri tapi juga warga dari luar Kerinci.

9.hutan tnks
Hasil gambar untuk hutan tnks
Pembentukan Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan hasil dari penyatuan beberapa kawasan cagar alam Kerinci seperti: Cagar Alam Inderapura dan Bukit Tapan, Suaka Margasatwa Rawasa Huku Lakitan Bukit Kayu embun dan Gedang Seblat. Di dalam cagar alam tersebut terdapat kawasan hutan lindung dan hutan produksi. Kawasan hutan berfungsi menghasilkan air guna memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat yang hidup disepanjang bantaran sungai seperti sungai Batanghari dan sungai Musi. Mengingat peran yang sangat vital dari hutan tersebut, maka pada tanggal 4 Oktober 1982 bertepatan dengan Kongres Taman Nasional Sedunia yang diadakan di Bali, pemerintah menjadikan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat sebagai kawasan hutan lindung. Taman Nasional Kerinci Seblat memiliki luas 1.368.000 Ha, dengan perincian: seluas 353.780 Ha (25,86%) berada di wilayah Provinsi Sumatera Barat, 422.190 Ha (30,86%) berada di wilayah Provinsi Jambi, 310.910 Ha (22,73%) terletak di Propinsi Bengkulu dan seluas 281.120 Ha (20,55%) terletak di Propinsi Sumatera Selatan. Wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat masuk dalam wilayah 9 Kabupaten, 43 Kecamatan dan 134 Desa di empat provinsi tersebut. Sebagian besar kawasan taman nasional ini merupakan rangkaian pegunungan Bukit Barisan Selatan di Pulau Sumatera bagian tengah. Topografi Taman Nasional Kerinci Seblat yang berada pada ketinggian antara 200 sampai dengan 3.805 meter dpl ini bergelombang, berlereng curam dan tajam. Sedangkan topografi taman yang relatif datar, terdapat pada ketinggian 800 meter dpl atau terdapat di daerah enclave yang berada di Kabupaten Kerinci. Di dalam Taman Nasional Kerinci Seblat terdapat beberapa tipe ekosistem hutan. Mulai dari tipe ekosistem hutan dataran rendah, sampai ekosistem sub alpin dan beberapa ekosistem khas seperti rawa gambut, rawa air tawar dan danau. Taman Nasional Kerinci Seblat juga memiliki hutan primer dengan beberapa tipe vegetasi. Tipe vegetasi utama didominasi formasi seperti: Vegetasi dataran rendah yang berada di atas 200 sampai 600m dari permukaan laut (dpl); hutan dengan Vegetasi pegunungan/bukit yang berada pada ketinggian 600 sampai 1.500m dpl; hutan Vegetasi montana yang berada pada ketinggian 1.500 sampai 2.500 m dpl; hutan Vegetasi belukar gleichenia/paku pakuan yang tumbuh pada ketinggian 2.500 sampai 2.800m dpl dan terakhir hutan Vegetasi sub alpine yang tumbuh pada ketingian 2.300 sampai 3.200m dpl. Di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat secara umum tumbuh sekitar 4.000 jenis flora dari 63 famili. Jenis flora tersebut banyak terdapat di kawasan hutan yang didominasi oleh famili Dipterocarpaceae, Leguminosae, Lauraceae, Myrtaceae, Bommacaceae, Moraceae, Anacardiaceae, Myristicaceae, Euphorbiaceae dan Meliaceae. Sedangkan pada ketinggian 500m sampai 2000m dpl, jenis flora yang tumbuh di hutan ini banyak didominasi oleh famili Fagaceae, Erycaceae dan semak semak sub alpin dari jenis Vaccinium dan Rhododendron. Di Taman Nasional Kerinci Seblat juga terdapat jenis vegetasi yang menjadi ciri khasnya, di antaranya adalah: Histiopteris insica (tumbuhan berpembuluh tertinggi) yang dapat dijumpai di dinding kawah Gunung Kerinci, berbagai jenis Nepenthes sp, Pinus mercusii strain Kerinci, Kayu Pacat (Harpullia arborea), Bunga Raflesia (Rafflesia arnoldi), Agathis sp. Pada tahun 1993, Biological Science Club (BScC) melakukan penelitian di daerah buffer zone dan mereka menemukan 115 jenis vegetasi ethnobotanical. Jenis vegetasi ini bisa digunakan untuk keperluan obat obatan, kosmetik, makanan, anti nyamuk dan keperluan rumah tangga, seperti sering digunakan oleh masyarakat setempat. Sedangkan jenis fauna yang tedapat dalam Taman Nasional Kerinci Seblat tercatat 42 jenis mamalia, 10 jenis reptil, 6 jenis ampibia, 306 jenis burung dari 49 famili dan 8 jenis burung endemik. Beberapa jenis mamalia yang bisa dijumpai di antaranya: Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis), Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis), Macan Dahan (Neopholis nebulosa), Harimau Loreng Sumatera (Panthera tigris sumatrensis), Kucing Emas (Felis termminnckii), Tapir (Tapirus indica), Kambing Hutan (Capricornis sumatrensis). Jenis amphibia antara lain: Katak Bertanduk (Mesophyrs nasuta); jenis primata: Siamang (Sympalagus syndactylus) Ungko (Hylobates agilis), Wau wau Hitam (Hylobates lar), Simpai (Presbytis melalobates), Beruk (Macaca nemestrina) dan Kera Ekor Panjang (Macaca fascicularis) dan jenis burung endemik seperti: Burung Tiung Sumatera (Cochoa becari), Burung Puyuh Gonggong (Arborophila rubirostris), Burung Celepuk (Otus stresemanni) dan Burung Abang Pipi (Laphora inornata). Taman Nasional Kerinci Seblat membentang di 9 Kabupaten, 43 Kecamatan dan 134 Desa yang tersebar dalam 4 wilayah provinsi yaitu Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu dan Sumatera Selatan.

"SENI BUDAYA"

Tarian kerinci

1.tari rangguk
Tarian ini berasal dari Desa Cupak, Kabupaten Kerinci yang diperkenalkan oleh seorang ulama yang tujuan awalnya adalah untuk mensyiarkan agama Islam. Tarian ini begitu kental dengan nuansa Islam. Tarian yang dimainkan oleh lima hingga sepuluh orang ini mengenakan pakaian serba tertutup. Para pemain laki laki mengenakan pakaian lengan panjang sebagai atasan dan celana panjang sebagai bawahan. Sementara pemain perempuan mengenakan baju lengan panjang sebagai atasan dan kain panjang sebagai bawahan. Para pemain perempuan juga menggunakan kerudung sebagai penutup kepala. Tari Rangguk yang berarti Angguk atau mengangguk ini dimainkan dengan anggukan kepala dengan ditabuh irama rebana. Biasanya tarian ini dimainkan ketika ada acara Kenduri Sko dan juga menyambut kedatangan tamu kehormatan. Gerakan utama berupa anggukan kepala merupakan symbol berupa ucapan selamat datang kepada tamu kehormatan. Dahulu tarian ini dilakukan oleh anak jantan atau anak laki laki dewasa, sementara anak batino atau anak perempuan dianggap tabu jika melakukan tarian ini. Namun seiring perkembangan, tarian ini saat ini justru banyak dilakukan oleh anak perempuan dalam berbagai usia, termasuk juga anak anak.

2.tari iyo iyo

Tarian ini dilakukan ketika kenduri pusaka atau waktu selesai panen dan bersifat sakral, tepatnya dilakukan setelah pengangkatan gelar adat kepada anak jantan (pria). Tarian ini merupakan tarian massal yang dilaksanakan pada saat Kenduri Sko (Pusaka) pengangkatan atau pemberian gelar adat (Rio, Depati, Mangku, Datuk, dst) kepada anak laki laki yang dipilih oleh anak Batino dari suatu suku. Tarian ini dilakukan oleh anak batino (perempuan), diselingi dengan pencak silat dan menggunakan pedang oleh anak jantan. Tarian ini bertujuan untuk mengungkapkan rasa kegembiraan dan rasa bangga atas pengangkatan pemimpin adat. Puncak dari acara ini adalah saat dibacakan tambo (silsilah keturunan) secara berirama.

3.tari rentak kudo
Tarian khas Kerinci ini berasal dari Kecamatan Hamparan Rawang di Kota Sungai Penuh. Selain di acara adat, tarian ini juga biasa ditampilkan ketika ada resepsi pernikahan, hari perpisahan sekolah dan sebagainya. Tarian ini dimainkan oleh penari laki laki dan perempuan dari berbagai usia. Tarian yang mengedepankan hentakan ini menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat dalam suatu perhelatan kenduri. Selain diiringi alat music gendang, tarian ini juga berisi nyanyian berupa pantun pantun. Lirik dalam lagu ini menceritakan tentang kisah nenek moyang dahulu ketika masih dalam pemerintahan para depati dan hamparan Rawang sebagai pusat pemerintahan karena letak keberadaannya yang berada di tengah tengah. Hal ini tergambar dari syair 'tigoa dili, empoak tanoh rawoa. tigoa mudik, empoak tanoh rawoa'. Yang berarti Tiga di Hilir, Empat dengan Tanah Rawang. Tiga di Mudik, Empat dengan Tanah Rawang. Dalam tarian ini, gerakan yang digunakan merupakan kombinasi dari gerakan silat dan tarian, di beberapa daerah di Kerinci tarian ini sering juga dilakukan dengan menambahkan kemenyan sehingga penari semakin larut dalam tarian bahkan terkadang terjadi kesurupan.

4.tari niti mahligai
Tarian ini berasal dari daerah Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci. Tarian ini mengandung unsur magis yang sangat kental dan biasanya dilakukan oleh para wanita dewasa. Biasa ditampilkan ketika acara adat dan Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMDK). Atraksi yang disuguhkan membuat siapapun akau terpukau karena penari akan menari diatas bara api yang membara, berjalan diatas pisau atau mata pedang yang menancap serta atraksi lainnya. Tari Niti Naik Mahligai berasal dari kata niti yang berarti sedang berjalan, naik yang berarti sedang menuju suatu tempat yang tinggi serta mahligai yang berarti tahta. Secara harfiah dapat diartikan bahwa tarian ini bermakna dilakukan secara khidmat atau khusuk untuk mencapai suatu tujuan yaitu tahta. Pada zaman dahulu, tarian ini berfungsi sebagai sarana komunikasi kepada arwah roh nenek moyang serta juga sebagai sarana ungkapan rasa syukur. Saat ini tarian Niti Naik Mahligai dapat dijumpai jika sedang ada acara khusus di Kerinci.

"SEJARAH KERINCI"

1.pemerintahan
Satu kelompok masyarakat di dalam satu kesatuan dusun dipimpin oleh kepala dusun, yang juga berfungsi sebagai Kepala Adat atau Tetua Adat. Adat istiadat masyarakat dusun dibina oleh para pemimpin yang jabatannya yaitu Depati dan Ninik Mamak. Dibawah Depati ada Permenti (Rio, Datuk dan Pemangku) merupakan gelar adat yang mempunyai kekuatan dalam segala masalah kehidupan masyarakat adat.Wilayah Depati Ninik Mamak disebut ‘ajun arah’. Struktur pemerintahan Kedepatian: /n1. Depati Empat Pemangku Lima Delapan Helai Kain Alam Kerinci, berpusat di Rawang;/n2. Depati Empat Tiga Helai Kain, berpusat di Pulau Sangkar;/n3. Pegawe Rajo Pegawe Jenang Suluh Bindang Alam Kerinci, berpusat di Sungai Penuh;/n4. Siliring Panjang atau Kelambu Rajo, berpusat di Lolo;/n5. Tigo Luhah Tanah Sekudung, Siulak;/n6. Lekuk Limo Puluh Tumbi, bepusat di Lempur;/nKekuatan Depati menurut adat dikisahkan memenggal putus, memakan habis, membunuh mati. Depati mempunyai hak yang tertinggi untuk memutuskan suatu perkara. Dalam dusun ada 4 pilar yang disebut golongan 4 jenis, yaitu golongan adat, ulama, cendekiawan dan pemuda. Keempat pilar ini merupakan pemimpin formal sebelum belanda masuk Kerinci 1903. Sesudah tahun 1903, golongan 4 jenis berubah menjadi informal leader. Pemerintahan dusun(pemerintahan Depati) tidak bersifat otokrasi. Segala maslah dusun, anak kemenakan selalu diselesaikan dengan musyawarah mufakat. Ninik Mamak mempunyai kekuatan menyelesaikan masalah di dalam kalbunya masing masing. Dusun terdiri dari beberapa luhah. Luhah terdiri dari beberapa perut dan perut terdiri dari beberapa pintu, didalam pintu ada lagi sikat sikat. Bentuk pemerintahan Kerinci sebelum kedatangan Belanda dengan system demokrasi asli, merupakan system otonomi murni. Eksekutif adalah Depati dan Ninik Mamak. Legislatif adalah Orang tuo Cerdik Pandai sebagai penasihat pemerintahan. Depati juga mempunyai kekuasaan menghukum dan mendenda diatur dengan adat yang berlaku dengan demikian dwi fungsi Depati ini adalah sebagai Yudikatif dusun. Ini pun berlaku sampai sekarang untuk pemerintah desa, juga pada Zaman penjajahan Belanda dan Jepang dipergunakan untuk kepentingan memperkuat penjajahannya di Kerinci.

2.hubungan kekerabatan
Masyarakat Kerinci menarik garis keturunan secara matrilineal, artinya seorang yang dilahirkan menurut garis ibu menurut suku ibu. Suami harus tunduk dan taat pada tenganai rumah, yaitu saudara laki laki dari istrinya. Dalam masyarakat Kerinci perkawinan dilaksanakan menurut adat istiadat yang disesuaikan dengan ajaran agama Islam. Hubungan kekerabatan di Kerinci mempunyai rasa kekeluargaan yang mendalam. Rasa social, tolong menolong, kegotongroyongan tetap tertanam dalam jiwa masyarakat Kerinci. Antara satu keluarga dengan keluarga lainnya ada rasa kebersamaan dan keakraban. Ini ditandai dengan adanya panggilan panggilan pasa saudara saudara dengan nama panggilan yang khas. Karenanya keluarga atau antar keluarga sangat peka terhadap lingkungan atau keluarga lain. Antara orang tua dengan anak, saudara saudara perempuan seibu, begitupun saudara saudara laki laki merupakan hubungan yang potensial dalam menggerakkan suatu kegiatan tertentu.

3.hubungan kemasyarakatan
Struktur kesatuan masyarakat Kerinci dari besar sampai yang kecil, yaitu kemendapoan, dusun, kalbu, perut, pintu dan sikat. Dalam musyawarah adat mempunyai tingkatan musyawarah adat, pertimbangan dan hokum adat, berjenjang naik, bertangga turun, menurut sko yang tiga takah, yaitu sko Tengganai, sko Ninik Mamak dan sko Depati. Perbedaan kelas dalam masyarakat Kerinci tidak begitu menyolok. Stratifihasi social masyarakat Kerinci hanya berlaku dalam kesatuan dusun atau antara dusun pecahan dusun induk. Kesatuan ulayat negeri atau dusun disebut parit bersudut empat. Segala masalah yang terjadi baik masalah warisan, kriminal, tanah dan sebagainya selalu disesuaikan menurut hukum adat yang berlaku.

4.hubungan kerinci dengan dunia luar.
Sejak zaman prasejarah Kerinci telah terbuka dan mempunyai hubungan dengan daerah luar, dibuktikan dengan penemuan bejana perungu yang berbentuk seperti periuk langseng dan gepeng. Bentuk dan ukiran bejana tersebut sama dengan yang diketemukan di pulau Madura. Ukiran kedua bejana tersebut sangat indah, hiasan ukiran berupa gambar gambar geometris dan berpilin mirip huruf “J”. Persumpahan di Bukit Setinjau Laut Lunang antara Kerinci, Jambi dan Indrapura (Minangkabau) merupakan jalinan persahabatan yang akrab antara tiga kerajaan tersebut. Persumpahan itu membicarakan masalah saling bantu membantu antara satu daerah dengan daerah lain, baik sosial ekonomi maupun bidang pertahanan. Pesisir Andalas diduduki Belanda pada tahun 1666 M, kemudian pada tanggal 19 Agustus 1781 Pesisir Barat Sumatra diduduki oleh Inggris, kemudian pada 1819 Inggris mengebalikan lagi kepada Belanda. Pada waktu itu penduduk Kerinci telah banyak yang berdagang ke luar daerah seperti Muko muko, Tapan, Indrapura, Bangko dan Jambi dengan membawa hasil pertanian seperti Kopi, beras dan lain lain. Banyak pula yang merantau ke Tanah Seberang atau Semenanjaung Malaya dan seterusnya mereka menunaikan ibadah haji dari Malaya.

5.perang kerinci tahun 1901-1903.
Belanda berupaya mencari jalan ke Kerinci. Mula mula pada tahun 1900 dari Muko muko dikirim sepasukan Belanda mengadakan patroli di Bukit Setinjau Laut. Di puncak Gunung Raya Belanda mendirikan sebuah pesangrahan dan memasang satu tanda sebagai peringatan kedatangan mereka. Setelah diketahui adanya Belanda yang akan menyerang Kerinci, maka rakyat Kerinci menjadi gempar dan marah, karena orang Belanda yang datang itu di anggap kafir, Penduduk Kerinci 100% penganut Islam, tentu kedatangan Belanda tidak disukai. Pertempuran pertama di Renah Manjuto berkecamuk antara hulubalang Kerinci dengan pasukan Belanda di bawah pimpinan Depati Parbo. Korban dipihak Belanda banyak sekali hingga mereka gagal memasuki kerinci. Ketika itu pada tahun 1901 Perang Kerinci melawan penjajahan Belanda dimulai. Pada bulan Oktober 1901, 120 orang pasukan belanda berada di Indrapura bersiap menyerang Kerinci. Pada bulan Maret 1902, 500 orang pasukan Belanda di bawah Komandan Bolmar mendarat di Muaro Sakai, Tuanku Regen sebagai penunjuk jalan masuk Kerinci. Belanda menyerang dari tiga jurusan:/n1. dari Renah Manjuto;/n2. dari Koto Limau Sering;/n3. dari Temiai./nPerang hebat terjadi di tiga tempat tersebut. Setelah koto Limau Sering dikuasai, pasukan Belanda turun memasuki ke lembah Kerinci. Dalam perang di Pulau Tengah yang di pimpin oleh seorang ulama terkenal masa itu yakni Haji Ismail dan wakilnya Haji Husin, telah bergabung pula para hulubalang dari dusun dusun lainnya di Kerinci. Itulah sebabnya dalam sejarah perang Kerinci, pertempuran didusun ini merupakan pertempuran yang tersengit dan terlama (lebih kurang 3 bulan). Pulau Tengah diserang oleh Belanda sejak tanggal 27 Maret 1902 dari 3 jurusan, yaitu:/n1. dari jurusan Timur; Sanggaran Agung – Jujun;/n2. dari jurusan Utara; Batang Merao – Danau Kerinci;/n3. dari jurusan Barat; Semerap –Lempur Danau./nSerangan terakhir untuk Pulau Tengah dilakukan Belanda pada tanggal 9 hingga 10 Agustus 1903 dengan membakar Dusun Baru, perlawanan rakyat dapat mereka selesaikan. Setelah Pulau Tengah jatuh ketangan belanda tanggal 10 Agustus 1903, yang mana pada hakekatnya perang Kerinci telah selesai, namun perlawanan kecil masih terjadi di sana sini. Terakhir pasukan Belanda menjatuhkan serangan ke Lolo, markas panglima Perang Kerinci Depati Parbo. Pertempuran selama 5 hari di sini, dan akhirnya Belanda dapat membujuk Depati Parbo mengadakan perundingan damai. Dalam perundingan inilah Depati Parbo di tangkap dan di buang ke Ternate, Setelah Kerinci aman pada tahun 1927,atas permohonan kepala kepala Mendapo di Kerinci kepada Pemerintah Belanda, Depati Parbo dibebaskan dan kembali ke Kerinci.

6.kerinci setelah perang depati parbo.
Setelah perang Kerinci selesai, terbentuklah system pemerintahan Kolonial Belanda. Tahun 1916 Onder Afdelling Kerinci dibagi 3 Onder Distrik yaitu:/n1. Onder Distrik Kerinci Hulu dengan ibu kota berkedudukan di Semurup./n2. Onder Distrik Kerinci Tengah dengan ibu kota berkedudukan di Sungai Penuh./n3. Ondre Distrik Kerinci Hilir berkedudukan di Sanggaran Agung./nPada tahun1922 Kerinci menjadi Afdelling Kerinci Painan dalam Kepresidenan Sumatra Barat, Belanda menyadari bahwa kekuasaan tokoh tokoh adat di dusun dusun dibutuhkan. Tokoh adat ini digunakan oleh Belanda untuk memperkuat penjajahan di Kerinci. Belanda membentuk pemerintahan kemendapoan. Kemendapoan langsung di bawah Onder Distrik yang tiga tadi. Dibawah Kemendapoan terdapat pemerintahan dusun dusun atau Kepala Dusun dan dibawahnya ada Ninik Mamak. Pemerintahan Kemendapoan tetap berjalan sampai dikeluarkannya UU Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan Desa, dengan keluarnya UU ini berakhirlah pemerintahan Kemendapoan di Kerinci.

7. Di Kerinci sejak penjajahan Belanda dan Jepang, ada dua organisasi besar yang banyak pengikutnya, yaitu:/n1) Organisasi Muhammadiyah / Aisyiah dan organisasi kepanduannya Hizbulwatan./n2) Organisasi Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI)./nOrganisasi Muhammadiyah Aisyiah masuk ke Kerinci tahun1938 dibawa oleh Buya Zainal Abidin Syuib yang berasal dari daerah Sumatera Barat. Sebagian besar penduduk Kerinci adalah menjadi anggota Muhammadiyah / Asyiah dan yang lainnya adalah menjadi anggota Organisasi Tarbiyatul Islamiyah (PERTI). Kedua organisasi ini sejak penjajahan Belanda, terlebih lebih pada zaman Kemerdekaan RI menjadi pelopor kemajuan Umat Islam di Kerinci. Setelah berjalannya Pemerintahan RI (sesudah pemulihan kedaulatan) banyak sekali para ulama dan pemimpin pemimpin rakyat menjadi anggota pemerintahan dan anggota DPRD Kabupaten Kerinci.

8.kedatangan jepang
Pada awal bulan Maret 1942 Jepang menyerbu ke Indonesia. Setelah Jepang memasuki daerah Sumatra Barat, maka pemuda A. Thalib pulang ke daerah kelahirannya yaitu Kerinci sewaktu Jepang membentuk “Pemuda Nippon Raya” yang berada dibawah pimpinan Khatib Sulaiman untuk daerah Sumatra barat, maka A.Thalib juga berusaha untuk membentuk ”Pemuda Nippon raya” untuk daerah Kerinci.

9.sikap rakyat terhadap jepang
Setelah Jepang menduduki Kerinci, Pemerintahan Militer Angkatan Darat dilaksanakan di Kerinci. Pemerintahan di Kerinci dikepalai oleh seorang Kepala Pemerintan yang disebut Busutzo. Pusat Pemerintahan pada masa itu dirumah bekas Konteler Belanda, sedangkan pasukan Jepang bermarkas dilokasi Kodim 0417 Kerinci sekarang. Keadaan sosial ekonomi rakyat Kerinci mulai dikuasai, termasuk pembatasan hak terhadap menjalankan syariat Islam serta penindasan terhadap ekonomi rakyat. Rasa takut yang sangat terhadap Kempetai Jepang, terkenal dengan sebutan MP Jepang melumpuhkan semangat dan mentalitas rakyat Kerinci. Dibawah pemerintahan Miliater Jepang keadaan pendidikan di Kerinci hanya bertujuan untuk mendidik pemuda kader Jepang.dibawah pemerintahan Militer yang keras rakyat Kerinci dibawa Jepang kepada satu tujuan, yaitu untuk memenangkan perangnya melawan pasukan sekutu. Dibawah penindasan Pemerintahan Militer Jepang, rakyat Kerinci sangat menderita dan perekonomiannya hancur luluh. Padi rakyat diambil Jepang ditengah sawah atau dipaksa dikeluarkan dari lumbung untuk makanan serdadu Jepang. Dengan adanya perampasan itu maka rakyat Kerinci kekurangan beras. Penjelasan dan berita bahwa Indonesia akan merdeka didapat dari pasukan Jepang yang pulang ke Kerinci. Mendengar hal itu pada pertengahan tahun 1945 golongan ulama, adat, cerdik pandai di Kerinci mulai giat melaksanakan persiapan mencari siasat untuk merebut kekuasaan dari tangan Jepang.

10.kerinci Pada masa proklamasi.

Proklamasi kemerdekaan RI di ketahui di kerinci tanggal 23 Agustus 1945, setelah utusan dari Padang menemui H. Muchtaruddin menyerahkan salinan teks Proklamasi. Tanggal 24 Agustus 1945 (jum’at pagi) rapat diadakan di kediaman A. Thalib Tyui (di rumah Nek Siin). Pada hari jum’at tanggal 24 Agustus 1945 bendera merah putih untuk pertama kalinya di kibarkan di puncak Masjid Raya Sungai Penuh oleh A. Thalib mantan Tyui (Letnan satu) Gyu Gun. Sabtu tanggal 25 Agustus 1945 di adakan pengibaran bendera merah putih secara resmi dilapangan Sungai Bungkal (sekarang kantor DPRD Kerinci) dan di belakang asrama ex Jepang (sekarang kantor kodim 0417 Kerinci) Komite Nasional Indonesia (KNI) wilayah kerinci dibentuk pada pertengahan bulan September 1945 dengan ketuanya H. Adnan Thalib, berdasarkan keputusan Panitia Persiapan Kemerdekaan tanggal 22 Agustus 1945. Pada akhir bulan Desember 1945 A. Adnan Thalib diangkat oleh Presiden Sumatra Barat menjadi Demang (Wedana), maka ketua KNI di jabat oleh wakil ketua H. muchtaruddin. Setelah keluarnya maklumat Wakil Presiden RI No. X tanggal 16 Oktober 1945, realisasi maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945, berdirilah partai politik di Kerinci. Pada penghujung tahun1945, terbentuklah Laskar Rakyat di daerah Kerinci. Sementara itu dengan makin gawatnya situasi akibat tindakan Belanda yang bertentangan dengan persetujuan Lingkarjati, maka pemerintah Indonesia mengambil kebijakan antara lain mempersatukan semua pejuang bersenjata dibawah ini satu komando. Dengan penetapan Presiden RI tanggal 3 Juni 1947 seluruh pejuang bersenjata harus berada dalam satu wadah dan TRI di rubah menjadi TNI ( Tentara Nasional Indonesia), semua kelaskaran di bubarkan bergabung dengan TNI. Pada tanggal 21 Agustus 1945 bala tentara Jepang Batalion Akiama Syose yang pada mulanya berkedudukan di Bukit Putus Tapan secara mendadak pindah ke Kerinci ( Sungai Penuh) dan sebagian pasukan ini di tetapkan di daerah Kayu Aro. Pada tanggal 23 Agustus 1945 A. Thalib menemui Akiyama Syose, Komandan Pasukan Jepang itu, untuk berunding mengenai penyerahan persenjataan Jepang pada pemerintan RI. Tetapi amat di saying kan perundingan itu tidak berhasil dan permintaan A. Thalib di tolak oleh Nakano Tyui. September 1945 terjadi duel senjata antara pejuang dengan tentara Jepang, pertempuran ini terjadi selama dua jam 30 menit dari pukul 14.30 sampai 16.00 WSU yang mengakiabatkan 2 orang gugur dan 2 orang luka parah. Lusanya pada bulan September 1945 tersebut, dilakukanlah penyerbuan ke markas Jepang di Komandoi oleh A. Thalib tepat pada jam 22.00 malam. Mayat mayat tentara Jepang yang tewas ± 20 orang , kemudian mayat mayat tersebut di kremasi (di bakar) di daerah Sako Duo (Kyu Aro) di daerah Muara Labu. Pada kwartal pertama tahun 1946 keluar surat keputusan presiden Sumatra Barat tentang pengangkatan H. Adnan Thalib menjadi Demang Kerinci oleh karena itu untuk mengisi jabatan ketua komite Nasional Indonesia (KNI) di daerah kerinci yang lowong telah di pilih H. A. Rahman Dayah sebagai ketua KNI di daerah Kerinci. Pada tanggal 1 Juni 1946 Komandan Batalion III Kerinci Mayor A. Thalib di promosikan menjadi Komandan Resimen II divisi IX di Sawah Lunto dengan pangkat Letnan Kolonel. Pada tanggal 28 Agustus 1946 Resimen II dijabat oleh Letnan Kolonel A. Thalib menggantikan Letnan Kolonel Dahlan Ibrahim. Diakhir tahun 1946, Kpolisian Kerinci berubah menjadi Polisi Kabupaten Kerinci – Painan dengan pimpinannya Komisaris Klas II M. Nazir sedangkan para perwiranya antara lain adalah Inspektur II Memed dan Inspektur II Mawin . 18 desember 1947 sesuai dengan petunjuk dari Residen Sumatra Barat, maka di Kewedanan Kerinci dibentuklah Markas Pertahanan Rakyat Kewedanan Kerinci atau di singkat (MPRK), dengan komandannya langsung Kapten Marjisan Yunus, setelah tahun 1948 baru diserah terimakan dengan Letda Muradi. Saat menjelang penyerahan kedaulatan oleh Belanda di Kerinci, para bekas Angkatan Perang dan Gerilya yang tersebar seluruh pelosok Kerinci, membentuk satu organisasi yang bernama Persatuan Ex Angkatan Perang RI (PAPRI). Peristiwa penyerahan Belanda di Sungai Penuh ialah dalam rangka melaksanakan perintah Panglima Divisi IX Brigade Banteng TNI Sumatra Tengah, yang menginstruksikan kepada Letkol A. Thalib berangkat keibukota Kabupaten PSK. Untuk menerima penyerahan wilayah Kerinci dari tangan Belanda ketangan Kerinci. Perjuangan rakyat Kerinci mempertahankan kemerdekaan RI, telah menjelmakan Bumi Sakti Alam Kerinci menjadi sebuah kabupaten. Perjuangan yang dilakukan oleh rakyat Kerinci selama revolusi fisik, memiliki berbagai corak perjuangan yang heroik. Konfrensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag telah melenyapkan impian Belanda untuk menjajah kembali Indonesia, dan Bumi Alam Kerinci kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi sebagai daerah merdeka dibawah RI. Demikianlah sejarah perjuangan rakyat Kerinci mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.


Itulah beberapa hal tentang "Sakti alam kerinci"

Gue rozal nanda putra .byee....


1 komentar: